Suara Tunggal Bahana - Ide postingan ini berasal dari hasil ngalap berkah ke Pengasuh Pondok Pesantren PPM Darunnjat Bumiayu, Jawa Tengah KH. Aminuddin Masyhudi. Harapannya tentu semoga membawa manfaat bagi pembaca sekalian, khususnya pecinta alat musik Rebana. Aamiiin...
" Jika kamu menadapatkan pesanan dari rekanan bisnismu, tapi kemudian dia menjualnya dengan membohongi pembeli soal harga, kualitas atau lainnya, maka janganlah kamu ikut-ikutan mendukung kebohongannya....
Niat kamu membuat dan menjual rebana adalah dalam rangka mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang notabene di dalamnya dibacakan Shalawat Nabi.... " demikian antara lain inti nasehat beliau.
" Jika kamu menadapatkan pesanan dari rekanan bisnismu, tapi kemudian dia menjualnya dengan membohongi pembeli soal harga, kualitas atau lainnya, maka janganlah kamu ikut-ikutan mendukung kebohongannya....
Niat kamu membuat dan menjual rebana adalah dalam rangka mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang notabene di dalamnya dibacakan Shalawat Nabi.... " demikian antara lain inti nasehat beliau.
Hadits Tentang Rebana
Kemudian beliau mengeluarkan sebuah kumpulan kitab karangan Hadhratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari yang berisi 19 kitab. Salah satu di antaranya tertera nama kitab Tanbihaatul-Waajibaat. Di halaman 16 tertulis Hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:
Kemudian beliau mengeluarkan sebuah kumpulan kitab karangan Hadhratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari yang berisi 19 kitab. Salah satu di antaranya tertera nama kitab Tanbihaatul-Waajibaat. Di halaman 16 tertulis Hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:
(فى
الأصح) لخبر الترمذى وابن حبــان انـه صلى اللـه عليـه وسلـم لمـا رجـع
الى المـديـنة من بعـض مغـازيـة قـالت لـه جـاريـة سـوداء اني نـذرت ان
ردك اللـه سـالمــا أن اضـرب بيـن يـديـك بالدف فقـال لهـا ان كـنت نذرت
فأوفي بنـذرك وهذا يشهـد لبحـث الـبلقـينى أن ضـربـه لنحـوقـدوم عـالـم أو
سلطـان لاخلاف فيـه.....
" Diceritakan dalam Hadits Shahih Imam Turmudzi dan Ibnu Hibban r.a., bahwa sesungguhnya ketika Rasulullah SAW kembali ke kota Madinah dari salah satu peperangan dengan kaum kafir ( Perang Uhud ) seorang budak perempuan berkulit hitam datang menjumpai beliau dan berkata: " Ya Rasulallah, sesungguhnya hamba telah bernadzar ( bersumpah ) bahwa jika Allah mengembalikan hamba dari peperangan ini ( Uhud ) dengan selamat maka hamba akan memukul rebana di hadapan Tuan. " Maka Rasulullah bersabda kepadanya: " Jika kamu telah bernadzar demikian maka laksanakanlah nadzarmu. Sesungguhnya memukul rebana untuk menghormati kedatangan seorang alim atau pemerintah itu tidak ada pertentangan di dalamnya ( bukan khilafiyah )..."
Wallaahu a'lam.
Nara Sumber:
KH. Aminuddin Masyhudi
Pengasuh PPM. Darunnajat
Pruwatan, Bumiayu, Jawa Tengah
dari Kitab at-Tanbihaatu-l-Waajibaat Hal : 16
KH. Aminuddin Masyhudi
Pengasuh PPM. Darunnajat
Pruwatan, Bumiayu, Jawa Tengah
dari Kitab at-Tanbihaatu-l-Waajibaat Hal : 16
Kumpulan kitab karya :
Hadratus-Syaih KH. Muhammad Hasyim Asy'ari
(Pendiri Pondok Pesantren Tebu Ireng dan Jam'iyyah Nahdlatul Ulama)







0 comments:
Posting Komentar